Curriculum Vitae
ASEAN
Investment Law
Statement
Press Release
Darmasiswa
Publications
Bali tourist magazine
New Visa Regulation
Visa Application Form
Visa Fee
Indonesian Nationality
Contact
Gema Puspa Nusantara
Gamelan Java
Gamelan Bali
Kolintang
Angklung
Siaran Pers 4.12.2011



TARI SAMAN MEMUKAU DI BAZAAR INTERNASIONAL UNWG 2011

Pengunjung yang memadati tempat pertunjukan utama International Bazaar United Nations Women Guild (UNWG) di Austria Vienna Centre, Sabtu, 3 Desember 2011 lalu terkagum saat Indonesia menampilkan tarian Saman. Tarian yang baru diakui UNESCO sebagai kontribusi Indonesia sebagai intangible heritage ini dibawakan oleh anggota Gema Puspa Nusantara (GPN) dengan sangat dinamis. Di tiap bagian tarian, para pengunjung bertepuk tangan dan bersorak antusiasnya.

Tak sedikit pula yang maju mendekati panggung untuk menyaksikan dari dekat tarian yang mengandalkan kerjasama dan kecepatan gerak penarinya. Tari Saman tampil meramaikan keikutsertaan Indonesia dalam bazaar internasional tahunan yang diselenggarakan oleh organisasi wanita dari staf PBB maupun istri diplomat yang diakreditasikan pada PBB (UNWG) di Wina. Pada bazaar tahun ini, Indonesia kembali tampil dengan mengandalkan kekayaan aneka rasa kuliner, kerajinan tangan, penampilan tarian tradisional dan keikutsertaan anak Indonesia yang berbakat dalam olah suara.

Melissa Syahril yang tampil dengan suara emasnya membawakan lagu Alusiau, mendapatkan sambutan yang meriah dari penonton terutama anak-anak untuk ikut naik ke panggung. Isabelle Dani yang sebelumnya mempersembahkan lagu O Ulate tidak kalah mendapat tepukan ramai penonton.

Dua stand Indonesia yang menyediakan kuliner nusantara dan barang kerajinan tangan selalu padat dipenuhi pengunjung. Pengunjung yang merupakan warga asli Wina maupun warga asing lain berebut membeli makanan yang sudah tidak asing lagi di lidah mereka. Hidangan khas seperti sate ayam, nasi goreng, mie goreng, tahu isi, martabak telur, bakwan merupakan sajian yang menjadi andalan stand kuliner. Minat pengunjung yang datang selain karena lezatnya juga penampilan dari stand yang atraktif dengan ornamen-ornamen yang menarik perhatian seperti payung Bali dan umbul-umbul dipadukan dengan kain merah prada Bali pada meja yang menjuntai indah.

Stand penjualan barang yang menyediakan berbagai hasil kerajinan tangan Nusantara juga tampil tidak kalah menarik. Dengan ornamen patung Garuda Wisnu di atas meja kayu ukir berpadu cerahnya payung kuning Bali mampu memikat pengunjung mendatangi stand untuk membeli ataupun sekedar melihat-lihat baju batik, selendang batik, tas batik, serta perhiasan dan pajangan lainnya.

Bazaar yang diselenggarakan untuk ke-43 kalinya diikuti oleh kurang lebih 60 negara dan kembali dimaksudkan untuk penggalangan dana. Dana hasil penjualan oleh UNWG akan disumbangkan kepada lembaga sosial di berbagai belahan dunia terutama yang memberi perhatian kepada anak. Selama bertahun-tahun sampai saat ini UNWG telah berhasil menggalang dana lebih dari 3,6 juta Euro.


Wina, 4 Desember 2011



Siaran Pers 15.12.2011
Siaran Pers 2.12.2011