 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 | Siaran Pers 14.01.2012 |
|
|
|
Praktek Gamelan Bali oleh Mahasiswa Institut Musik Wina
Sebanyak duapuluh mahasiswa Institut Musikologi Universitas Wina dengan antusias belajar memainkan bagian lagu tari baris dengan perangkat gamelan Kebyar Bali di Ruang Serba Guna KBRI/PTRI Wina pada hari Sabtu, 14 Januari 2012. Setiap mahasiswa berkesempatan belajar dengan dua macam instrumen secara bergantian. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah Etnomusikologi melakukan praktek Gamelan Bali dibimbing oleh Prof. Andras Varsanyi.
Mahasiswa Prof. Varsanyi dengan cepat dapat menguasai instrumen seperti calung, polos, gong dan kendang. Meskipun instrumen reyong tampak sulit dimainkan empat orang sekaligus, namun bagian tersebut justru dianggap memberikan tantangan tersendiri. “I really like it“, ujar Marsiha Ramic saat ditanya kesannya memainkan instrumen musik tradisional Indonesia. Begitu juga teman-teman Marsiha, Claudi Jenny, Romana Jakovcic memiliki kesan yang sama.
Prof. Andras Varsanyi yang berasal dari Hungaria merupakan kurator koleksi instrumen musik pada Museum Nasional Munchen. Secara berkala diundang sebagai dosen tamu pada Institut Musik Wina dan mengajarkan kelas praktek musik Gamelan Bali. Prof. Varsanyi yang fasih berbahasa Indonesia ini telah berada di Wina 3 hari sebelumnya untuk menyelaraskan suara Gamelan Kebyar milik KBRI/PTRI Wina. Datang pertama kali ke Bali pada tahun 1977 saat masih menjadi mahasiswa, Prof. Varsanyi jatuh cinta dengan gamelan Bali. Beliau pun kembali pada tahun 1979 dan mendalami musik gamelan termasuk cara pembuatan dan perawatannya.
Kelas praktikum musik Gamelan Bali ini berjalan dengan lancar berkat dukungan dari KBRI/PTRI Wina yang memiliki satu set lengkap Gamelan Kebyar. Minister Counsellor Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI/PTRI Wina, S. Djati Ismojo menyatakan bahwa KBRI/PTRI Wina senang dapat mendukung pengajaran kelas etnomusikologi Prof. Varsanyi dan Institut Musik Wina yang memanfaatkan gamelan Bali. Diharapkan latihan tersebut tidak berhenti setelah berakhirnya kelas, KBRI terbuka kapan saja apabila para mahasiswa berminat untuk memperdalam ketrampilan bermain gamelan Bali.
Dalam kesempatan sebelumnya, beberapa instrumen Gamelan Jawa dan Bali juga pernah dihadirkan dalam kelas Etnomusikologi di Institut Musikologi Wina. Institut Musikologi Universitas Wina merupakan salah satu institut musik yang tertua di negara berbahasa Jerman. Perhatian utama untuk para mahasiswanya adalah mempelajari musik yang – Non Eropa – tidak hanya teori tetapi juga memiliki kesempatan mendalami budaya asing.
Wina, 14.01.2012.
|
|
Siaran Pers 15.01.2012 Siaran Pers 15.12.2011
|
|
 |
 |
 |
 |
|
 |